Target 4 Tahun, Maigus Nasir Bidik Nol Persen Anak Putus Sekolah di Padang

5 hours ago 9
PENYERAHAN KUNCI— Mulyadi Syafi’i tak kuasa menahan haru saat menerima kunci rumah yang diserahkan langsung kepadanya, Rabu (15/4), di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh. Bantuan rumah tersebut merupakan bagian dari program TJSL PT Semen Padang yang disalurkan melalui Forum Nagari Kelurahan Limau Manis.

IMAM BONJOL, METROWakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menargetkan dalam empat tahun ke de­pan angka Anak Tidak Se­kolah (ATS) di Kota Padang dapat ditekan hingga nol persen. Untuk itu, ia me­ngajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dan si­nergi.

Hal ini disampaikan Mai­gus Nasir saat me­mimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pencegahan dan Penanganan ATS se-Kota Padang, di Exhibition Hall Lantai I Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kamis (16/4).

Maigus Nasir meng­ungkapkan, berdasarkan data Pusat Data dan Informasi Kementerian Pendi­dikan Dasar dan Menengah per 1 April 2026, jumlah ATS di Kota Padang tercatat sebanyak 6.615 anak. Angka ini menurun diban­dingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7.178 anak.

“Penurunan ini harus terus kita dorong secara bertahap. Target kita jelas, dalam empat tahun ke de­pan Kota Padang mampu mencapai nol persen ATS. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, baik keluarga, masyarakat, maupun institusi pendidikan,” ujarnya.

Ia menekankan, penanganan ATS harus diawali dengan kejelasan alamat anak, alur penyampaian data yang sistematis, serta sinkronisasi data yang berkelanjutan. Selanjutnya, diperlukan penguatan koordinasi lintas OPD, termasuk dengan BKKBN dan instansi terkait lainnya.

“Arahan Bapak Wali Kota Padang jelas, agar tidak ada anak yang terlepas dari akses pendidikan. Jika tidak bisa masuk sekolah formal, arahkan ke pendidikan nonformal se­perti paket A, B, atau C. Yang penting, mereka tetap mendapatkan hak pendidikan dan tidak dibiarkan putus begitu saja,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang melalui program unggulan seperti Padang Juara dan Smart Surau, yang bertujuan membentuk generasi cerdas secara intelektual, spiritual, serta berkarakter. Selain itu, Pemko Padang juga memberikan duku­ngan berupa seragam sekolah dan LKS gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh kepala OPD terkait, camat, lurah, operator ATS, jajaran Dinas Pendi­dikan dan Kebudayaan, koordinator pengawas SD dan SMP, Penilik, Kepala Satuan Pendidikan Nonformal dan Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Wila­yah I dan II Kota Padang, serta Ketua Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyara­kat (PKBM) se-Kota Padang. (oza)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |