Cegah Korupsi dan Maladministrasi, Kajari Bekali Wali Nagari  Pemahaman Hukum

8 hours ago 10
DIBEKALI— Peserta retreat Wali Nagari se Tanahdatar dibekali ilmu oleh Kajari.

TANAHDATAR, METRODalam upaya mencegah tindak pidana korupsi, penyalahgunaan wewe­nang atau kasus maladministrasi dan tersandung hukum di jajaran pemerintahan nagari, Wali Nagari se Tanah Datat dibekali pemahan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Datar. Dan dalam upaya mencegah terjadinya praktik korupsi dan maladministrasi di tingkat pemerintahan nagari, para wali nagari ini mendapatkan pembekalan pemahaman hukum langsung dari Kajari Tanah Datar Ryan Palasi, SH, MH. Yang diberikan ketika Retreat Wali Nagari se Tanah Datar, Selasa (7/4) di IPDN Baso.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur nagari dalam memahami regulasi serta tata kelola pemerintahan yang baik dan akun­tabel. Melalui pembekalan tersebut, para wali nagari diharapkan mampu menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan ketentuan peraturan pe­rundang-undangan yang berlaku.

Kajari dalam arahannya menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan na­ga­ri, khususnya dalam pe­ng­gunaan dana desa agar terhindar dari potensi penyimpangan. Selain itu, transparansi, akuntabilitas, serta tertib administrasi menjadi kunci utama da­lam menciptakan pemerintahan nagari yang bersih dan berintegritas. “Pemahaman hukum menjadi hal yang sangat penting bagi wali nagari agar setiap kebijakan dan keputusan yang­ diambil tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Pada saat mengikuti kelas ini para Wali Nagari begitu antusias dan penuh semangat mengikuti, ini terlihat saat sesi tanya jawab para wali nagari dengan semangat menyampaikan persoalan di nagari masing-masing, seperti halnya aturan terkait anggaran, Peraturan Perundang-undangan, Peraturan Pemerintah, Peraturan Pre­­siden, Keputusan Menteri, terkait masalah KMP, Bumnag, hingga aturan adat, KAN dan BPRN.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM sampaikan pemerintah daerah mengadakan retreat dengan berbagai materi seperti permasalahan hukum ini sebagai lang­kah preventif dalam memperkuat tata kelola pemerintahan nagari.

Dikatakannya lagi, dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para wali nagari semakin profesional, taat aturan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masya­ra­kat dan jangan sampai tersandung kasus hukum. “Ke­giatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi di Kabupaten Tanah Datar,” ucapnya.

Disampaikan Bupati Eka­ Putra, kegiatan retreat ini penting, baik sebagai upaya mendisiplinkan diri, meningkatkan kapasitas dan wawasan pemerintahan juga penyamaan persepsi dan arah kebijakan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pencegahan penyimpangan (korupsi/maladministrasi), penguatan kepemimpinan dan karakter, serta membangun kebersamaan dan koor­­dinasi.

Untuk kegiatan retreat pada hari Selasa 7 April ini, disampaikan Bupati Eka Putra, dimulai dari shalat Subuh berjamaah, lari pa­gi, senam, sarapan pagi, setelah itu masuk kelas untuk mengikuti materi yang disampaikan narasumber seperti Kajari Ta­nah Datar dan narasumber dari IPDN terkait ke­uangan desa dan ilmu peme­rintahan. (ant)

Read Entire Article
Energi Alam | Padang | | |