KERACUNAN— Puluhan warga Nagari Air Bangis, Pasbar, yang mengalami keracunan bakso tusuk dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, Polisi mendatangi kediaman penjual bakso untuk mengamankannya dan mengambil sampel.
PASBAR, METRO– Puluhan warga di Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), mengalami keracunan hingga dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam (15/4). 25 orang tiba-tiba mengalami mual, muntah, pusing hingga diare usai menyantap jajanan bakso tusuk yang dijual pedagang keliling. Mereka terdiri dari 24 anak-anak rentang usia 15 bulan hingga 12 tahun, serta satu orang dewasa.
Setelah mendapatkan penanganan medis, pada Kamis pagi (16/4), 22 orang sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik dan kembali pulih. Sedangkan tiga orang masih menjalani perawatan intensif.
Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia mengatakan, tiga korban yang masih dirawat dalam tahap perbaikan kondisi, dan sudah berangsur membaik.
“Total ada 25 pasien, kebanyakan anak-anak dari usia 15 bulan hingga 12 tahun, satu orang dewasa,” ujar Gina saat dikonfiormasi wartawan Kamis (16/4).
Gina mengungkapkan, para korban dugaan keracunan mengalami mual, muntah, pusing hingga diare. Pascakejadian ini, Dinas Kesehatan Pasaman telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi. Sampel makanan jajan bakso juga telah diambil untuk dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sumbar.
“Tim investigasi telah turun ke lapangan untuk mencari tahu penyebab kepastian dugaan keracunan. Kami juga telah tarik sampel bakso tusuk untuk dikirim ke Labkesda Sumbar,” ucap Gina.
Dijelaskan Gina, laporan pertama diterima pihak puskesmas pada Rabu (15/4) malam antara pukul 20.00 hingga 23.41 WIB dengan total 22 pasien. Dari jumlah tersebut, 17 orang sempat menjalani rawat inap, sementara lima orang lainnya diperbolehkan rawat jalan sejak awal kejadian.
“Pada Kamis pagi, jumlah pasien bertambah tiga orang yang mengeluhkan pusing dan sesak napas, namun ketiganya kini telah mendapatkan penanganan medis. Seluruh pasien, kondisi mulai menunjukkan tren positif dan mayoritas sudah diperbolehan pulang,” tutur dia.
Untuk mengantisipasi gejolak masyarakat dan menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, polisi telah mendatangi kediaman pedagang bakso tusuk keliling berinisial H (40) dan mengamankannya.
Kapolsek Sungai Beremas, AKP Elvis Susilo mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap penjual bakso untuk dimintai keterangan. Ia pun meminta masyarakat untuk tenang dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
“Saya sampaikan kepada masyarakat jangan sampai jadi fitnah. Polisi tidak bisa memastikan keracunan ini karena bakso tusuk. Kita tunggu hasil labor,” pungkasnya. (*)

5 hours ago
10

















































